Search
Kumpulan Cerita Novel Bahasa Indonesia

mercon

Stories 6
Chapters 3,392
Words 7.7 M
Comments 0
Reading 26 days, 20 hours26 d, 20 h
  • POLDF-Chapter 106 Cover
    by mercon Waktu saat ini adalah Rabu, 5 November 2025 pukul 12:05:21 PM WIB. --- Chapter 106: Mystery (3) “Sudah selesai.” (Arkamis) Arkamis berbicara dengan wajah lelah. Matanya cekung, tetapi bersinar lebih terang dari sebelumnya. “Oooh!” (Ketal) Ketal bereaksi dengan kegembiraan. “Kau telah bekerja keras.” (Ketal) “Aku juga mendapatkan banyak hal.” (Arkamis) Biji kemahakuasaan, hampir mirip dengan Philosopher’s Stone. Memahami keanehan dan batasannya telah…
  • POLDF-Chapter 105 Cover
    by mercon --- Chapter 105: Mystery (2) “T-tunggu sebentar.” (Arkamis) Arkamis tergagap, mata emasnya berkedip-kedip bolak-balik. Dengan tangan gemetar, dia merogoh sakunya, dengan lembut menggenggam isi di dalamnya. Perlahan, dia mengeluarkan tangannya. Desir. Partikel berwarna pelangi menyelinap melalui tinjunya yang terkepal. Pemandangan itu membuat Arkamis tanpa sadar menelan ludah. “Hah.” (Arkamis) Arkamis hampir tersedak napasnya. Dia berdiri di sana, linglung sejenak,…
  • POLDF-Chapter 104 Cover
    by mercon --- Chapter 104: Mystery (1) (Tower Master) “Tentu saja aku sakit kepala.” (Barbosa) Barbosa yang kembali menekan dahinya dengan ekspresi bermasalah. “Mereka menolak untuk menerima penjelasanku. Para bangsawan juga melancarkan serangan politik, menyebutku tukang jagal. Ini kekacauan.” (Barbosa) (Tower Master) Itu sudah diantisipasi. Bahkan meminjam nama Tower Master tidak akan membuat mereka dengan mudah melepaskan kekuasaan. Tidak akan mudah bagi mereka untuk menerima…
  • POLDF-Chapter 103 Cover
    by mercon --- Chapter 103: Nano (5) “…Apa maksudmu?” (Barbosa) Barbosa tidak bisa mengerti. Dia berpikir, seperti Tower Master, bahwa pertama, seseorang harus mengumpulkan informasi tentang lawan, dan kemudian memikirkan tindakan pencegahan dan bertindak sesuai dengan itu. Dia tidak pernah membayangkan itu akan diselesaikan hanya dengan satu langkah. Namun keterasingan Forbidden Lands, yang menggantikan segalanya—diselesaikan hanya dalam beberapa jam? Barbosa memiliki ekspresi…
  • POLDF-Chapter 102 Cover
    by mercon Bab 102: Nano (4) Nano yakin akan kemenangan. Ia tidak ragu bahwa Ketal akan hancur tak dapat dikenali lagi. Tetapi tidak butuh waktu lama bagi Nano untuk merasakan ada sesuatu yang salah. Ketal, yang tinjunya telah bertabrakan dengan Nano, sama sekali tidak bergeming. Tidak, justru sebaliknya. Nano perlahan didorong mundur. Pada awalnya, Nano menyangkalnya. Itu tidak mungkin. Tidak ada manusia biasa yang bisa menahan bobot dan kecepatan seperti itu. Tetapi itu bukan delusi;…
  • POLDF-Chapter 101 Cover
    by mercon --- Chapter 101: Nano (3) Kastil itu perlahan hancur. Sebuah bukti peradaban, dibangun oleh tangan manusia yang tak terhitung jumlahnya berabad-abad yang lalu. Dihiasi dengan dekorasi mewah bernilai ratusan koin emas, dan dipenuhi mahakarya yang dibuat oleh pengrajin terampil dengan semua gairah dan dedikasi mereka. Semua itu mulai berubah menjadi sesuatu yang tidak berarti. Dan bukan hanya kastilnya. Orang-orang yang pernah hidup dan bernapas di dalam dindingnya pun sama. Identitas…
  • POLDF-Chapter 100 Cover
    by mercon Chapter 100: Nano (2) Ketal mengangkat kepalanya. Istana kerajaan megah berdiri di hadapan mereka. “Apa tidak apa-apa? Jika ada keributan, itu bisa menarik banyak perhatian.” Kerajaan Lutein sama seperti Kerajaan Denian. Istana kerajaan berada di pusat ibu kota, dan rakyat biasa tinggal di ibu kota. Yang diubah oleh Nano hanyalah interior istana, bukan ibu kota itu sendiri. (Tower Master) “Apa itu mungkin?” Menghalangi pandangan semua orang di ibu kota—ini berarti satu…
  • POLDF-Chapter 99 Cover
    by mercon Chapter 99 – Nano (1) (Tower Master) Setelah keheningan singkat, Tower Master bertanya. (Nano) (Tower Master) (Nano) Ketal telah mengatakan kepada Nano bahwa jika mereka mengungkapkan tujuan mereka, Elene mungkin bergabung dengan mereka. Nano menjelaskan kepada Elene alasan mereka menginginkannya dan seluruh tujuan mereka. Nano memandang Elene. (Nano) “Jadi, Elene, bagaimana menurutmu?” (Ketal) Ketal bertanya. Elene menjawab segera. “Tentu saja, saya…
  • POLDF-Chapter 98 Cover
    by mercon Chapter 98 – The Envoy of the Lutein Kingdom (4) Sesosok gelap berdiri di tengah aula audiensi. “…Kau!” (Elene) Wajah Elene berubah karena marah. Makhluk yang telah melahap dan menghancurkan kerajaannya ada tepat di depan matanya. Tower Master berbicara. (Tower Master) (Nano) Entitas itu menolak tawaran itu. Tidak, tepatnya, itu bukan penolakan. Itu adalah pertanyaan murni mengapa mereka harus terlibat dalam dialog. Itu dekat dengan benar-benar tidak memahami…
  • POLDF-Chapter 97 Cover
    by mercon Chapter 97 – The Envoy of the Lutein Kingdom (3) ‘Mengatasi Maximus dengan begitu mudah—tingkat penguasaan macam apa itu?’ (Tower Master) Kesimpulannya segera. ‘Superhuman tingkat atas.’ (Tower Master) Siapa pun yang telah mencapai level itu kemungkinan akan mampu mengalahkan Maximus seperti yang dilakukan Ketal. Bahkan di dalam ranah superhuman, perbedaannya seperti siang dan malam. ‘Level heroic… itu tidak pasti.’ (Tower Master) Kecocokan antara Maximus dan Ketal…
Note